Pro Kontra Drone Fixed-Wing & Multirotor Plus Rekomendasi Drone DJI Untuk Aerial Survey & Mapping


OVERVIEW DAN MANFAAT BISNIS


Aktivitas aerial survey dan mapping dengan menggunakan drone fixed-wing atau multirotor sebagai alternatif metode pengumpulan data secara tradisional adalah keputusan investasi jangka panjang bagi perusahaan dan para profesional yang akan mempercepat proses pengumpulan data yang lebih presisi dengan metode yang aman dan menghemat biaya pemetaan di banyak sektor bisnis untuk memenuhi kebutuhan survey dan mapping lewat pembuatan peta orthomosaic yang detil dan 3D modelling melalui pointcloud pada aset yang bereda di area berbahaya dan sulit dijangkau.


Pro dan Kontra Drone Fixed-Wing VS Multirotor Untuk Membantu Survey Dan Mapping


Terdapat pro dan kontra dalam setiap aktivitas survey dan mapping yang menggunakan drone multirotor ataupun fixed-wing. Untuk itu, pengguna perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan melakukan survey dan pemetaan dengan kedua drone tersebut agar pengambilan keputusan dilapangan menjadi lebih tepat sasaran. Berikut akan dijelaskan kelebihan dan kekurangan survey dan mapping jika menggunakan fixed-wing dan multirotor drone.


kelebihan FIXED-WING DRONE


OPERATION RANGE/JARAK TERBANG

Fixed-wing drone memiliki nilai historis yang panjang karena sudah banyak digunakan oleh para profesional untuk mengumpulkan data lewat udara.


Drone tipe ini biasanya digunakan karena memiliki jangkauan dan durasi terbang yang panjang. Fixed-wing drone akan bekerja seperti pesawat biasa, yang tetap menghasilkan gaya angkat dengan sayapnya. Tidak seperti drone multirotor, mereka tidak mengeluarkan energi dalam jumlah besar hanya untuk tetap berada, sehingga lebih efisien untuk pengumpulan data.


HIGH WIND STABILITY/STABILITAS DARI ANGIN KENCANG


Ketika menggunakan fixed-wing drone, operator juga akan memperoleh keuntungan situasional. Hal ini dikarenakan drone tipe tersebut memiliki model sayap yang lebih aerodimanis, sehingga memiliki durabilitas yang lebih baik dalam menahan angın kencang. Selain itu, bodi pada fixed-wing drone juga lebih compact sehingga akan dapat mendarat dengan baik ketika baterai drone habis ditengah penerbangan.


FLIGHT DURATION/WAKTU PENERBANGAN


Fixed-wing drone mampu bertahan diudara lebih dari satu jam meskipun hanya menggunakan satu baterai. Drone tipe ini akan mampu menopang operasional survey dan mapping operator dilapangan lebih lama.


Kelebihan ini akan membantu profesional dilapangan dalam kegiatan survey dan mapping pada objek yang berada di area luas. Fixed-wing drone dapat membantu pekerja menyelesaikan survey dan mapping dalam sekali terbang. Dengan demikian, perusahaan akan memperoleh efisiensi yang luar biasa dengan menggunakan drone tipe ini untuk pekerjaan survey dan pemetaan di lapangan yang umum dilakukan setiap hari.


KEKURANGAN FIXED-WING DRONE


HARGA YANG MAHAL


Fixed-wing drone memiliki harga jual yang sangat mahal dibandingkan dengan drone multirotor. Selain itu, bentuknya yang besar juga akan memakan biaya transportasi yang mahal ketika dikirimkan ke antar wilayah dan antar negara.


KEMAMPUAN MANUVER YANG RENDAH Fitur desain fixed-wing drone memiliki cakupan luas yang akan menjadi boomerang bagi drone tersebut. Sayap yang besar membuat drone tersebut lebih berat sehingga kurang maksimal ketika melakukan manuver terbang saat melakukan survey dan mapping. TIDAK ADA HOVERING


Fixed-wing drone tidak dapat melayang ditempatnya, sehingga drone tipe ini sangat berbahaya untuk melakukan survey dan mapping di lingkungan yang kompleks dan terbatas, karena tidak memiliki kemampuan beradaptasi dan deteksi rintangan seperti drone multirotor. PROSES TAKE OFF DAN LANDING MENGGUNAKAN KEAHLIAN KHUSUS


Fixed-wing drone akan sangat sulit untuk diterbangkan dan didaratkan jika operator yang menggunakan drone tersebut untuk survey dan mapping tidak memiliki keterampilan husus menerbangkan drone dengan tipe tersebut. Proses penerbangan membutuhkan area yang sangat luas untuk mengambil ancang-ancang saat ingin menerbangkan drone. Proses pendaratan juga membutuhkan parasut atau jaring khusus untuk menghasilkan proses landing yang mulus.

KELEBIHAN MULTIROTOR

EASY TO USE AND AUTOMATION/KEMUDAHAN PENGGUNAAN DAN OTOMATISASI


Drone multirotor mudah untuk digunakan oleh operator dilapangan tanpa memerlukan speciality khusus. Selain itu, multirotor drone juga dilengkapi dengan kemajuan software perencanaan dan penerbangan untuk melakukan misi penerbangan secara mandiri, sementara operator hanya perlu mengawasi drone tipe tersebut ketika melakukan survey dan mapping, sehingga drone tipe ini akan mampu melaksanakan tugas pemetaan yang rumit dengan mudah.


Multirotor drone juga memiliki tingkat otomatisasi dan manfaat lain untuk survey dan mapping, seperti menjamin akurasi pemetaan yang lebih baik serta tingkat error pemetaan yang lebih kecil, sehingga operator dapat mengoperasikan drone dalam satu sentuhan tombol ketika ingin membuat koordinat dan permodelan 3D suatu objek dari waktu ke waktu.


MANEUVERABILITY/KEMAMPUAN MANUVER TINGGI

Drone multirotor memiliki kemampuan manuver yang fleksibel, sehingga drone tipe ini dapat dengan mudah menyesuaikan ketinggian ketika melayang dan berputar di udara saat melakukan aktivitas survey dan mapping. Kemampuan manuver yang beraneka ragam pada drone multirotor ini menjadi alat pencitraan udara yang dilengkapi dengan kecerdasan luar biasa untuk mendukung tugas pemetaan yang rumit.


VERSATILITY/DILENGKAPI DENGAN KECERDASAN LUAR BIASA

Drone multirotor juga dilengkapi dengan fitur keamanan built-in seperti penerima ADS-B serta sensor otomatis untuk menghindari rintangan ketika menemui objek yang lebih besar dan dapat mengganggu penerbangan.


INTERCHANGABLE PAYLOAD/ DAPAT DITUKAR BERBAGAI PAYLOAD

Drone multirotor dapat dipasangkan dengan berbagai jenis payload, termasuk payload terbaru DJI. Tidak hanya itu drone multirotor juga kompatibel untuk dipasangkan Sensor multispectral ketika menggunakan SDK Payload DJI sesuai kebutuhan untuk aktivitas survey dan mapping pada berbagai ektor bisnis.


PORTABILITY/KEMUDAHAN MENGANGKUT UNIT


Drone multirotor akan lebih mudah untuk dikemas atau diangkut oleh para profesional survey dan mapping. Hal ini akan menghemat waktu pekerja dalam melakukan proses pemindahan unit drone dari satu tempat ke tempat lain.


KEKURANGAN DRONE MULTIROTOR


DURASI TERBANG YANG LEBIH PENDEK


Kelemahan terbesar dari penggunaan drone multirotor adalah durasi terbang untuk melakukan survey dari udara yang lebih pendek dibandingkan dengan fixed-wing drone, sehingga membutuhkan setidaknya dua kali terbang untuk memetakan suatu wilayah yang luas dengan multirotor drone.


REKOMENDASI DRONE MULTIROTOR DJI


DJI PHANTOM 4 PRO

Drone klasik DJI ini dilengkapi dengan sensor CMOS 20 megapiksel 1 inci untuk menghasilkan foto udara beresolusi tinggi. Drone ini cocok bagi pemula untuk memulai aktivitas pemetaan. Drone DJI Phantom 4 Pro memiliki harga jual yang murah, sehingga cocok untuk membantu pengguna independen yang ingin melakukan pemetaan sederhana.


DJI PHANTOM 4 RTK


Drone DJI Phantom 4 RTK, sudah banyak digunakan oleh para profesional survey dan mapping diberbagai industri.


Drone ini dapat mendukung aktivitas pemetaan profesional dengan cukup baik, Karena drone tersebut dilengkapi dengan modul RTK yang terintegrasi untuk pemetaan dengan akurasi ke tingkat sentimeter.


Selengkapnya tentang spesifikasi drone DJI Phantom 4 RTK disini


DJI MATRICE 300 RTK

Drone terbaru dari DJI ini menjadi solusi untuk perusahaan agar bisa melakukan aktivitas survey dan mapping dengan menggunakan platform yang kokoh. Drone ini memiliki durasi terbang yang panjang, yakni 55 menit, dimana durasi ini belum dimiliki oleh pendahulunya yakni DJI M200 Series.


DJI MATRICE 600 PRO


Drone DJI Matrice 600 Pro dapat dikombinasikan dengan perangkat teknologi DJI Lainnya termasuk A3 Flight Controller, LightBridge 2 Transmission dan RTK. DJI Matrice 600 juga memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk melakukan pemetaan wilayah pada pagi dan siang hari serta membuat pemetaan tiga dimensi dengan harga terjangkau.



REKOMENDASI PAYLOAD DJI UNTUK SURVEY DAN MAPPING

DJI ZENMUSE L1

DJI Zenmuse L1 adalah payload LIDAR terintegrasi penuh resmi pertama DJI. Payload Ini menggabungkan modul Livox LIDAR, IMU yang sangat akurat, dan kamera 1 '" CMOS pada gimbal stabil 3 sumbu.


Selengkapnya tentang spesifikasi DJI Zenmuse L1 disini







DJI ZENMUSE P1

DJI Zenmuse P1 mengintegrasikan sensor 45 MP full-frame dengan lensa fokus tetap yang dapat diganti pada gimbal stabil 3 sumbu.


Payload ini akan menangkap data survey dan menghasilkan kualitas data kelas atas dengan akurasi vertikal 5 cm dan akurasi horizontal 3 cm bahkan tanpa GCP, serta dapat menempuh jarak 3 km persegi dalam satu kali penerbangan.


Klik untuk melihat spesifikasi lengkap DJI Zenmuse P1 disini



KESIMPULAN


Drone multirotor menawarkan keseimbangan antara portabilitas, kemudahan penggunaan, dan jangkauan, menjadikannya ideal untuk sebagian besar aplikasi survey dan pemetaan diberbagai sektor bisnis.


For further info, please kindly send your question on


enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888


Keywords: #LIDAR, #DJI, #UAV, #Photogrammetry, #Survey, #Aerialsurvey, #Mapping #Surveyor, #3DModelling, #Orthomosaic

BETTER BUSINESS THROUGH TECHNOLOGY

Pondok Pinang Center, Block C16-18

South Jakarta, Indonesia 12310

Offices: +6221 7699 123
WhatsApp: +6281 18 549 888

enterprise@halo-robotics.com

  • White Instagram Icon
  • White YouTube Icon
CONTACT US:

If you would like to learn more or schedule a demo, please feel free to contact us to connect further.

© 2020 by PT. Halo Indah Permai (Halo Robotics)