Kini, Drone dan Pesawat Besar Dibuat dengan Teknologi 3D Printing!

Pernahkah kamu membayangkan, berada dalam sebuah kendaraan yang terbuat dari plastik dan tidak dibuat secara manufaktur? Bahkan jika kamu belum pernah membayangkannya, kendaraan seperti itu sudah ada di masa kini!

Semua berkat perkembangan teknologi 3D Printing, yang awalnya digunakan untuk menciptakan prototipe part kendaraan, kini dapat mencetak kendaraan atau produk akhir itu sendiri. Tidak hanya sebagai desain, tetapi juga digunakan layaknya kendaraan pada umumnya.

Ah, masa sih? Benar…. Makanya jangan sampai ketinggalan update teknologi terkini, dong! Coba baca artikel kami sebelumnya mengenai 3D Printing dan Kegunaannya di masa sekarang.

Bahkan, perusahaan pesawat juga ikut membuat sebuah drone airbus menggunakan teknologi 3D Printing!

Hmm, drone yang kita kenal, seperti SOLO dari 3DR ‘kan dibuat secara manufaktur dan terdiri dari part-part yang kokoh. Bagaimana jadinya, drone yang dibuat dari mesin cetak 3D?

Sebuah perusahaan aviasi besar memperkenalkan produk mereka dalam acara Berlin Air Show baru-baru ini. Adalah Thor, drone yang dibangun hampir sebagian besar menggunakan part yang dicetak 3D secara ekslusif. Semua yang bukan merupakan bagian elektrik dibuat dari polyamide, baik itu propeller maupun landing gear.

Hasilnya adalah sebuah aircraft robotika yang cepat diproduksi (tidak ada peralatan yang digunakan untuk membangun) dan sangat ringan (Panjang keseluruhan drone mencapai 4 meter dan beratnya hampir 21 kg). Drone tersebut nampak besar karena mesin cetak 3D yang digunakan pun besar. Airbus dapat menyusun bagian hingga mencapai panjang 38 cm, dan itu menyederhanakan konstruksi dari part yang diberikan dengan baik.

Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa perakitan mesin injeksi part 270 hanya membutuhkan tiga part dengan teknik manufaktur terbaru.

Thor adalah peragaan teknologi daripada produk yang dapat digunakan. Namun, drone ini menjadi pertanda baik dari rencana yang dimiliki Airbus di masa depan. Sebuah perpindahan ke 3D printing untuk keseluruhan bagian pesawat dapat membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi biaya energi dan menyisihkan sisa-sisa yang sering dikeluarkan dari manufaktur konvensional. Hal ini pun seharusnya mengurangi biaya manufaktur secara keseluruhan, dan tidak hanya untuk aircraft.

Pihak Airbus telah memperkirakan pengurangan biaya secara dramatis pada 2020-era Ariane 6 rocket dengan bergantung pada komponen yang dibuat oleh mesin cetak 3D. Ketika pesawat tersebut telah selesai, itu akan menjadi kendaraan lengkap yang diciptakan menggunakan metode teknologi terkini.

Bukan hanya satu drone saja yang dibuat menggunakan mesin cetak 3D. Ada sebuah drone pengawas yang dibuat menggunakan 3D Printing ditampilkan dalam pameran Innoprom 2016 di Rusia. Bahkan, drone tersebut telah sukses uji terbang dengan berat 4kg dan dengan jangkauan 50 km.

Saat ini, dibutuhkan waktu seharian untuk mencetak elemen pesawat nirawak itu dengan mesin cetak 3D. sementara merakit semuanya hanya menghabiskan waktu 15-20 menit. Disebutkan oleh produser pesawat nirawak United Instrument Manufacturing Corporation (UIMC), pesawat nirawak tersebut memiliki panjang sayap 2,4 meter.

Sistem tenaga penggerak drone adalah mesin yang dimanufaktur secara lokal, dengan jangkauan operasional mencapai 50 km. Pesawat dapat dilengkapi dengan berbagai macam kamera foto dan video, serta peralatan komunikasi, membuatnya menjadi sebuah alat yang murah dan berguna untuk peninjauan dan pengawasan.

“Teknologi additive membuat rangkaian produksi sebuah unit menjadi proses yang sangat cepat dan lebih murah,” ujar Sergey Skokov, deputi CEO UIMC. Keuntungan utama dari drone yang dicetak 3D ini adalah, pembuatan elemen yang rusak dapat dilakukan dengan cepat dan diproduksi secara efektif, “Bahkan di lapangan,” tambah Skokov.

Hebat ya, bahkan sudah ada drone yang diciptakan menggunakan teknologi 3D Printing. Jika selama ini kita selalu memainkan drone SOLO yang diproduksi secara normal (mesin dan bagian-bagiannya dibuat oleh pabrik), sebentar lagi akan terbang drone yang dibuat menggunakan bahan likuid plastik dan dicetak oleh mesin printer.

Mungkin belum sekarang, tapi jangan sampai ketinggalan update informasi teknologi terkini dari seluruh dunia di Halo Robotics! Sekalian, cek pula koleksi drone SOLO dari 3DR karena saat ini, drone sedang menjadi teknologi yang hits di seluruh dunia!

Baca artikel-artikel kami yang lainnya untuk lebih banyak informasi! Jangan lupa juga ikuti sosial media Halo Robotics seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Google+ untuk mendapatkan informasi teknologi terkini setiap harinya.

#3dPrinting #Aviasi #Drone #pesawat

0 views

BETTER BUSINESS THROUGH TECHNOLOGY

Pondok Pinang Center, Block C16-18

South Jakarta, Indonesia 12310

Offices: +6221 7699 123
WhatsApp: +6281 18 549 888

enterprise@halo-robotics.com

  • White Instagram Icon
  • White YouTube Icon
CONTACT US:

If you would like to learn more or schedule a demo, please feel free to contact us to connect further.

© 2020 by PT. Halo Indah Permai (Halo Robotics)