SEBERAPA LAYAK DJI PHANTOM 3 UNTUK ANDA MILIKI?

Keywords: Bisnis, Fenomena Drone, UAV, Teknologi


Saat ini ketika kita berbicara mengenai drone dari DJI, yang terpikirkan pertama mungkin seri Mavic atau Spark yang jauh lebih populer. Seri dari dua keluarga ini dianggap yang paling murah dan handal. Padahal selain itu, masih ada seri lain yang juga tak kalah handalnya: DJI Phantom 3. Seri drone yang dirilis beberapa tahun lalu ini memang seakan menjadi aircraft percobaan untuk DJI. Mulai dari flight mode yang digunakan pada Phantom 3 hingga sistem kamera. DJI bahkan merilis Phantom 3 ini dalam beberapa versi berbeda sesuai dengan “perjalanan” perkembangan yang dilakukan.


DJI Phantom 3 memiliki 4 versi berbeda yang dirilis dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari Phantom 3 Standard yang merupakan versi awal serta memiliki harga paling murah, Phantom 3 Profesional dengan fitur dan teknologi yang sudah lebih berkembang dari pada versi Standard. Serta terdapat versi Phantom 3 Advance dan Phantom 3 4K yang merupakan seri terbaru dari DJI. Jadi dengan adanya 4 versi berbeda dari Phantom 3, apakah menjadikan drone “lawas” dari DJI ini tetap layak dibeli? Terutama dengan adanya sederet seri drone terbaru lain (bahkan dari perusahaan produsen yang sama) dengan fitur, teknologi, hingga desain yang lebih canggih, ramping, bahkan ringan? Di bawah ini kami akan mengulik lebih jauh untuk Phantom 3 ini.


DJI Phantom 3 Masih Layak Beli?

Bila kami harus menggolongkan DJI Phantom 3 ke dalam kategori drone, maka aircraft ini cocok untuk pengguna entry level dengan hobi AUV. Mengingat, tak adanya built in camera pada seri Phantom 3 Standart. Selain itu, tipe drone ini juga tepat untuk pengguna dengan kocek terbatas yang hanya membutuhkan drone sebagai hobi saja. Mengingat memang tak semua orang membeli drone dengan tujuan untuk mengambil foto aerial photography. Meskipun saat ini, kamera merupakan salah satu fungsi utama dari sebuah drone. Namun bukan satu-satunya.


Jadi bukan berarti para pengguna yang akan menikmati menerbangkan drone (dengan harga murah), maka Phantom 3 menjadi pilihan yang tepat.


Hal lain yang membuat Phantom 3 layak, adalah ukurannya yang besar. Menjadikan drone satu ini mudah dikendalikan dan juga terbilang nyaman untuk pengguna baru. Lagi-lagi, mengingat tujuan untuk pembeli DJI Phantom 3 versi standart adalah untuk menerbangkannya.


Selain ukuran yang terbilang besar, drone satu ini pun memiliki bangun rangka body yang kuat dan tangguh. DJI memang memberikan material lebih berat pada Phantom 3. Berbeda dengan drone lain pada seri setelahnya yang menggunakan material jauh lebih ringan guna menekankan unsur portable dan compact dari drone tersebut. Ini tentunya berbeda dengan DJI Phantom 3 yang menjadi salah satu seri pertama dari drone yang dipasarkan secara umum.

Satu lagi, DJI tak banyak mengungkap bahwa pengguna Phantom 3 dapat membeli gimbal secara terpisah. Aksesoris ini bisa dipasangkan dengan seri kamera Phantom yang dirilis oleh DJI atau bahkan dengan Go Pro. Satu lagi alasan mengapa Phantom 3 masih sangat layak untuk dibeli.


Pengguna yang sudah memiliki action camera dan berharap untuk memiliki drone dengan harga murah, maka Phantom 3 menjadi salah satu pilihan terbaik. Terutama untuk mereka yang juga merupakan pengguna dengan kantong hemat. Maka DJI Phantom 3 sudah pasti menjadi pilihan terbaik.


Jadi setelah penjelasan tersebut di atas, maka tak ada alasan lagi Phantom 3 tak layak dibeli bukan? Tak ragu lagi bukan untuk mendapatkan seri drone satu ini.


More Questions? Contact us and we would be happy to connect further about drone solutions and services:

enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888

www.halorobotics.co.id

BETTER BUSINESS THROUGH TECHNOLOGY

Pondok Pinang Center, Block C16-18

South Jakarta, Indonesia 12310

Offices: +6221 7699 123
WhatsApp: +6281 18 549 888

enterprise@halo-robotics.com

  • White Instagram Icon
  • White YouTube Icon
CONTACT US:

If you would like to learn more or schedule a demo, please feel free to contact us to connect further.

© 2020 by PT. Halo Indah Permai (Halo Robotics)