Tips Menerbangkan Drone Untuk Pemula

Drone adalah pesawat tanpa awak yang sudah banyak dimiliki oleh berbagai kalangan, tak terkecuali bagi Pilot Drone Profesional ataupun Pemula yang ingin mahir dalam menerbangkan pesawat tanpa awak tersebut. Hanya saja, dalam menerbangkannya, masih banyak yang sangsi akan teknik mempelajari penerbangan drone agar dapat mengudara dengan aman, berikut ceklis yang harus dipersiapkan agar menjadi handal dalam menerbangkan drone.


Ceklis Yang Harus Dilengkapi Sebelum Menerbangkan Drone


IZIN TERBANG


Banyak pilihan area yang dapat digunakan untuk menerbangkan drone, namun tidak sedikit pula yang dilarang karena alasan khusus. Untuk itu, setiap Pilot drone ataupun Pemula, wajib untuk memiliki surat izin penerbangan dari pihak setempat. Melakukan riset tentang kawasan penerbangan setidaknya seminggu sebelum memiliki rencana menerbangkan drone dengan mengecek map interaktif adalah solusi yang paling tepat dan aman sebelum mengudara.


MEDAN TERBANG


Area Penerbangan yang dipilih untuk menerbangkan drone haruslah sesuai dengan spek drone, apabila terdapat banyak hambatan area terbang sebaiknya gunakan drone yang dapat terbang secara otonom ketika terjebak hambatan terbang, seperti Tower BTS, Sutet ataupun benda tinggi lainnya. Akan lebih aman jika Pilot mengatur jarak terbang yang aman untuk menjaga keselamatan terbang bersama


ARAH DAN KEKUATAN ANGIN


Memperhatikan arah dan kekuatan angin jalur terbang drone juga tidak boleh luput dari perhatian para Pilot ataupun Penghobi drone, hal ini untuk mencegah terjadinya kerusakan drone karena terhempas angin. Untuk itu, memilih tipe drone yang tepat diperlukan, meskipun beberapa drone terbaru sudah diklaim mampu bertahan dari hempasan angin, apabila UAV yang ingin diterbangkan termasuk kedalam seri DJI Phantom, pesawat tanpa awak tersebut memiliki kecepatan maksimum 20 mph ketika tidak memiliki beban. Apabila Anemometer sedang tinggi, akan menyebabkan  drone seri ini kurang stabil saat penerbangan ketika angin berada di siklus 12 knot. Hal ini akan berdampak buruk pada durabilitas drone, untuk itu jenis apapun drone yang diterbangkan, sebaiknya hindari melawan arah angin dengan memaksakan penerbangan.


KEKUATAN SINYAL


Setiap Pilot harus memastikan kekuatan sinyal drone yang dimiliki, agar tidak terjadi malafungsi sinyal. Cara untuk mengatasainya adalah dengan memberikan tanda lokasi penerbangan drone, untuk mencegah kondisi hilang sinyal. Jadi ketika drone anda terbang, sistem drone akan menandai itu dengan Home Location, dimana hal ini akan berguna jika drone anda terbang jauh dan drone anda kehilangan sinyal dari remote control atau bateari sudah hampir habis, maka drone anda secara otonom akan kembali ke Home Location dan hal ini dapat menghindari drone anda jatuh atau hilang.


BATERAI


Hindari sikap lengah karena terlalu asik menerbangkan drone tanpa mengingat daya tahan baterainya dan terpaku pada ketahanan baterai drone yang tertera dalam panduan, Jika anda gagal mengestimasikan jarak tempuh, anda berarti akan kehilangan drone yang anda punya selama-lamanya karena jatuh. Baterai drone akan memasuki zona critical low biasanya di level 10% (default), namun bisa dinaikkan sesuai keinginan anda. Begitu memasuki level tersebut, drone secara otomatis landing di lokasi saat itu berada. Jadi, jika drone anda memiliki durasi terbang selama 30 menit, sebaiknya ketika sudah berjalan 20 menit segera landing ya. Selain itu, jangan meletakkan remot drone di suhu yang lembab ataupun berembun, apalgi di tempat area penerbangan yang berdebu ataupun terlalu kering.


LAPORAN CUACA


Hal ini penting dalam menerbangkan drone. Lihat kondisi cuaca dan kecepatan angin, ada baiknya menerbangkan saat cuaca cerah dan sedikit berawan. Jangan pernah menerbangkan drone, ketika cuaca sedang panas, karena sinar matahari dapat membuat logic board menjadi overheat dan bisa merusak drone. Kecepatan angin juga dapat mempengaruhi keseimbangan drone, Angin yang terlalu cepat akan membuat drone kehilangan keseimbangan dan terhempas angin walaupun pesawat tanpa awak tersebut dapat menyeimbangkan diri agar dapat diam ditempat.


TITIK PENDARATAN


Jika drone terbang dengan jarak kurang dari 20 meter dari home point dan kamu menekan tombol RTH maka drone akan langsung mendarat begitu saja, namun, jika area pendaratan dinilai cukup berbahaya maka drone akan mencoba menemukan tempat lain untuk mendarat secara aman atau hanya akan melayang di tempat pada ketinggian rendah sampai pilot mengambil alih kontrol dan mendaratkannya secara manual.


CONTROLLER BUTTON


Meskipun pada dasarnya, fungsi dari tombol-tombol remot yang ada ini bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, namun untuk pemula sebaiknya merubah mode remote ke Mode 2, karena cara menerbangkan drone yang akan saya berikan disini berdasakan pada Mode 2, namun bagi anda yang menggunakan Mode 1, anda cukup menukar kiri menjadi kanan dan sebaliknya.


Bagaimana? Mudah kan? Apabila ingin mengetahui rekomendasi drone yang sesuai dengan kebutuhan kamu ataupun tips drone lainnya, silahkan hubungi kami lewat kontak


enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888


Keywords: Drone, UAV, Tips and Trick, First Drone Flight, Beginner Pilot, Teknologi,

BETTER BUSINESS THROUGH TECHNOLOGY

Pondok Pinang Center, Block C16-18

South Jakarta, Indonesia 12310

Offices: +6221 7699 123
WhatsApp: +6281 18 549 888

enterprise@halo-robotics.com

  • White Instagram Icon
  • White YouTube Icon
CONTACT US:

If you would like to learn more or schedule a demo, please feel free to contact us to connect further.

© 2020 by PT. Halo Indah Permai (Halo Robotics)