Smart Drone Solo 3DR Untuk Efisiensi Pertanian

Keywords: Aerial Videografi, Pertanian, Drone, Agriculture, Teknologi


Pada masa kini, drone mulai dikenal sebagai alat pembantu untuk kegiatan fotografi atau videografi aerial. Sebab dengan pesawat nirawak canggih ini, para pelaku sineas atau fotografer dapat mengambil gambar dari sudut manapun, yang dahulu sulit dilakukan. Bahkan kini, pelaku sineas atau fotografer dapat mengambil gambar dari udara, menggunakan kamera beresolusi tinggi dan tetap menghasilkan gambar jernih tanpa terganggu distorsi pesawat. Seperti yang dilakukan oleh SOLO smart drone dari 3DR. Kamu bisa membaca detail spesifikasi SOLO 3DR di sini.


Kecanggihan yang dibawa oleh drone nampaknya mulai mengubah dunia fotografi dan videografi. Tetapi tidak hanya kedua dunia itu saja, dunia agrikultural sepertinya ikut terkena dampak dari teknologi drone masa kini. Ya, para petani masa kini sepertinya mulai memasukkan “drone” pada daftar alat pertanian mereka. Seperti yang dilakukan oleh Ryan Kunde, pembuat wine di Sonoma Valley, San Fransisco utara. Tak hanya sebagai petani, ia bersama petani lain yang menjadi bagian dari garda depan petani adalah seorang pilot drone. Ia dan para petani lainnya menggunakan pesawat nirawak tersebut untuk membantu menanam dan menghasilkan anggur-anggur yang lebih baik .

Bagaimana caranya, sebuah teknologi aviasi dapat membantu Kunde dan petani lain dalam menghasilkan anggur terbaik untuk wine terbaik?


Menggunakan drone dari 3DR, Kunde dapat mengambil gambar lahan pertanian dari udara dengan lebih mudah, lebih efektif, dan lebih murah. Lebih mudah karena drone 3DR dilengkapi dengan fungsi autopilot yang dapat mengendalikan penerbangan sendiri, maupun mengendalikan kamera untuk mengambil gambar. Lebih efektif karena drone 3DR memiliki software yang dapat mengubah hasil gambar menjadi map mosaik beresolusi tinggi sehingga dapat memberikan data lebih bagus untuk pertanian yang lebih akurat. Serta lebih murah bila dibandingkan menyewa sebuah pesawat untuk melakukan pengambilan gambar dari udara, atau setidaknya menggunakan satelit untuk memotret lahan pertanian—yang sebenarnya gambar tersebut belum tentu bagus karena dapat terhalang awan.


Sementara di tempat lain, ladang pertaninan jagung di desa Weld County, Colo, Jimmy Underhill menerbangkan drone lain untuk membantu petani memaksimalkan hasil pertanian dan menghemat pengeluaran petani dalam mengatasi berbagai masalah terkait panen mereka.


Kecanggihan drone yang kecil, mudah dan murah ini tercipta karena perkembangan besar dalam dunia teknologi: sensor-sensor MEMS yang kecil (akselerometer, gyro, magnetometers, dan sensor tekanan lainnya), modul GPS yang kecil, prosesor dengan tenaga yang luar biasa, dan sebuah jangkauan radio digital. Semua komponen tersebut berkembang jadi lebih baik dan lebih murah.


Drone dapat memberikan petani tiga tipe tampilan yang mendetail. Pertama, melihat panen dari udara dapat mengungkapkan pola yang menunjukkan semuanya, mulai dari masalah irigasi hingga variasi tanah, bahkan infestasi hama dan jamur yang tidak nampak dalam pandangan biasa. Kedua, kamera udara dapat mengambil gambar multispektral, memeroleh data dari infrared sebaik spectrum visual, yang dapat digabungkan untuk membuat sebuah tampilan panen yang menonjolkan perbedaan antara tumbuhan sehat dan tidak dengan cara hebat. Ketiga, drone dapat mengamati panen setiap minggu, setiap hari, atau bahkan setiap jam. Gabungkan hasil gambar untuk membuat animasi time-series yang dapat menunjukkan perubahan pada panen, memperlihatkan titik masalah atau peluang untuk manajemen panen yang lebih baik.


Menarik bahwa drone yang dahulu menjadi alat dalam kebutuhan peperangan dan kemiliteran, sekarang menjadi alat pembantu dalam pertanian. Mungkin sekarang hanya dapat membantu dalam pengambilan gambar dan pemetaan lahan pertanian. Tapi ke depannya, mungkin akan ada drone yang khusus diciptakan untuk bidang pertanian.


Dengan pemanfaatan drone dalam pertanian, diharapkan para petani dapat menghasilkan panen berkualitas lebih baik dari sebelumnya, serta dapat mengurangi masalah-masalah yang terjadi dalam pertanian. Agrikultur yang dulu terlihat hanya menggunakan traktor dan alat penggiling, dapat nampak lebih modern dengan drone yang terbang ke sana-ke mari di atas ladang pertanian. Pertama di luar negeri, selanjutnya bisa diterapkan di Indonesia.


Namun, ada masalah yang menghadang dalam hal ini, dan itu berasal dari FAA (Federal Aviation Administration). Perizinan menerbangkan drone untuk membantu dalam bidang agrikultural atau pertanian masih dalam tahap proses, dan kemungkinan membutuhkan persyaratan lainnya seperti operator drone harus memiliki lisensi pilot privat.


Tertarik menggunakan drone untuk mengubah bidang-bidang lainnya? Cek koleksi drone dari 3DR di sini, di Halo Robotics. Silakan lihat spesifikasi SOLO 3DR untuk detail lebih lanjut, dan kamu dapat langsung membeli drone SOLO asli bergaransi.


Jangan lupa juga ikuti sosial media Halo Robotics seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Google+ untuk mendapatkan informasi teknologi terkini setiap harinya.

#pesawat #Aviation #Drone #Agrikultural #smartdrone #solo #Indonesia


More Questions? Contact us and we would be happy to connect further about drone solutions and services:

enterprise@halo-robotics.com

+62811-8549-888

www.halorobotics.co.id

BETTER BUSINESS THROUGH TECHNOLOGY

Pondok Pinang Center, Block C16-18

South Jakarta, Indonesia 12310

Offices: +6221 7699 123
WhatsApp: +6281 18 549 888

enterprise@halo-robotics.com

  • White Instagram Icon
  • White YouTube Icon
CONTACT US:

If you would like to learn more or schedule a demo, please feel free to contact us to connect further.

© 2020 by PT. Halo Indah Permai (Halo Robotics)